TULUNGAGUNG – Suasana ruang uji teori Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Tulungagung pada Kamis (12/3/2026) tampak berbeda dengan hadirnya program "Polantas Menyapa".
Dalam kegiatan tersebut, Aipda Rinto Basuki turun langsung menemui masyarakat guna memberikan pencerahan dan motivasi kepada para pemohon SIM yang tengah menghadapi tahapan krusial dalam ujian.
Kehadiran sosok polisi yang dikenal ramah ini bertujuan untuk mencairkan ketegangan peserta sekaligus memastikan pemahaman mereka terhadap aturan lalu lintas bukan sekadar hafalan untuk lulus. Dengan membawa berkas panduan, Aipda Rinto secara persuasif menjelaskan poin-poin penting mengenai keselamatan berkendara dan etika di jalan raya.
"Kami ingin memastikan bapak dan ibu memahami aturan jalan dengan benar sebelum turun ke lapangan," ujar Aipda Rinto di sela-sela kegiatannya memantau jalannya ujian.
Ia menekankan bahwa penguasaan teori adalah pondasi utama bagi setiap pengendara demi meminimalisir risiko kecelakaan di kemudian hari.
Interaksi yang terjalin tampak sangat santun, di mana peserta diberikan kesempatan untuk berdialog langsung mengenai materi yang dianggap sulit. Pendekatan ini terbukti efektif membuat para peserta merasa lebih tenang dan percaya diri dalam mengoperasikan perangkat uji teori berbasis komputer di hadapan mereka.
"Fokus pada pertanyaan dan bayangkan situasi nyatanya saat berkendara nanti," pesan Aipda Rinto singkat kepada salah satu peserta yang sedang berkonsentrasi.
Melalui arahan yang tepat sasaran, diharapkan para pemohon SIM tidak hanya mengejar kepemilikan dokumen berkendara, tetapi juga bertransformasi menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
Langkah inovatif melalui program Polantas Menyapa ini mempertegas komitmen Satlantas Polres Tulungagung dalam memberikan pelayanan yang transparan dan edukatif. Dengan bimbingan langsung dari personel berpengalaman, proses permohonan SIM di Tulungagung kini menjadi momentum pembelajaran yang berkesan bagi masyarakat.
