• Jelajahi

    Copyright © Bicara Jatim
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Humanis di Ruang Uji SIM, Brigadir Krisna Bantu Peserta Pahami Aturan Lalu Lintas

    1/13/2026, Januari 13, 2026 WIB Last Updated 2026-01-13T06:02:15Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


    Tulungagung – Suasana ruang uji teori SIM di Kantor Satpas SIM Polres Tulungagung tampak berbeda pada Selasa (13/1/2026). Di sela deretan komputer dan papan rambu lalu lintas, hadir sosok berseragam cokelat yang dengan sabar mendampingi para peserta ujian.

    Ia adalah Brigadir Krisna Kusumandaru, anggota Satlantas Polres Tulungagung, yang melaksanakan kegiatan Polantas Menyapa dengan memberikan pencerahan langsung kepada pemohon SIM.

    Melalui pendekatan yang humanis, Brigadir Krisna tak sekadar mengawasi jalannya ujian teori, tetapi juga berdialog dengan peserta. Ia membantu menjelaskan materi, memberikan arahan cara memahami soal, hingga mengingatkan kembali makna rambu-rambu lalu lintas yang kerap ditemui di jalan raya. Sentuhan komunikasi yang ramah membuat peserta tampak lebih tenang dan percaya diri saat mengerjakan ujian.

    "Kegiatan ini bukan untuk mengarahkan jawaban, tetapi memberi pemahaman agar peserta benar-benar mengerti aturan berlalu lintas. Harapannya, ketika sudah memegang SIM, mereka sadar bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama," ujar Brigadir Krisna di sela kegiatan.

    Program Polantas Menyapa ini menjadi wujud kehadiran Polri yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya di lingkungan pelayanan publik. Dengan duduk berdampingan, menunjuk langsung pada layar soal, serta menjelaskan secara sederhana, pesan tertib berlalu lintas disampaikan tanpa kesan menggurui.

    Sejumlah peserta uji teori mengaku terbantu dengan pendampingan tersebut. Mereka merasa lebih memahami maksud soal dan tidak lagi menganggap ujian teori SIM sebagai momok yang menegangkan. Kehadiran polisi yang ramah dan komunikatif justru menumbuhkan rasa nyaman.

    Satlantas Polres Tulungagung berharap, melalui kegiatan seperti ini, kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas dapat ditanamkan sejak proses awal penerbitan SIM. Bukan sekadar lulus ujian, tetapi lahir pengendara yang paham aturan, beretika di jalan, dan mengutamakan keselamatan diri serta pengguna jalan lainnya.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini