TULUNGAGUNG- Suasana di Satpas SIM Polres Tulungagung pada Senin pagi (27/4/2026) tampak berbeda dari biasanya. Di tengah antrean masyarakat yang hendak mengurus administrasi berkendara, anggota Satlantas Polres Tulungagung, Brigadir Krisna Kusumandaru, hadir menyapa warga dengan pendekatan yang hangat dan edukatif. Kegiatan bertajuk "Polantas Menyapa" ini bertujuan untuk memberikan pencerahan langsung kepada para pemohon, khususnya mereka yang tengah melakukan proses perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Sambil berdiri di area pelayanan, Brigadir Krisna terlihat berinteraksi secara aktif dengan warga. Ia tidak hanya sekadar memeriksa kelengkapan berkas, tetapi juga menyisipkan pesan-pesan penting mengenai keselamatan berlalu lintas. Dengan gaya penyampaian yang santun, ia memberikan penjelasan mengenai mekanisme pelayanan terbaru agar masyarakat tidak merasa bingung selama menjalani tahapan di Satpas.
"Kami ingin memastikan setiap pemohon memahami prosedur yang ada dengan jelas," ujar Brigadir Krisna.
Menurutnya, komunikasi langsung seperti ini sangat efektif untuk meminimalisir kesalahpahaman dan mempercepat proses administrasi. Ia juga mengingatkan warga untuk selalu disiplin di jalan raya demi keselamatan bersama.
"Keselamatan Anda di jalan dimulai dari pemahaman aturan yang benar hari ini," tambahnya singkat kepada salah satu warga.
Respons positif datang dari para pemohon SIM yang merasa terbantu dengan kehadiran personel polisi di tengah-tengah mereka. Pendekatan yang dilakukan Brigadir Krisna dianggap mampu mencairkan suasana kaku yang biasanya menyelimuti kantor pelayanan publik. Warga merasa lebih dihargai karena mendapatkan informasi secara komprehensif tanpa harus bertanya berulang kali kepada petugas di loket.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Tulungagung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. Selain untuk menertibkan administrasi, pencerahan ini diharapkan mampu membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat. Upaya jemput bola dalam memberikan edukasi ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan pelayan masyarakat yang humanis.
